Pengertian Jaringan Hewan Adalah : Struktur, Fungsi, dan Contohnya

Posted on

Pengertian Jaringan Hewan Adalah : Struktur, Fungsi, dan Contohnya – Organisme multiseluler seperti manusia, tumbuhan dan hewan tersusun dari kumpulan sel yang membentuk jaringan.

Jaringan memiliki pengertian sekumpulan sel yang memiliki struktur dan fungsi yang sama. Jaringan tersebut disatukan oleh matriks ekstraselular menjadi jalinan serat jaringan yang kuat (Campbell, 2004).

Lantas, apakah yang dimaksud dengan jaringan hewan dan bagaimana strukturnya? Mari kita ulas dalam penjelasan berikut !

Pengertian dan Struktur Jaringan Hewan

Di dalam tubuh hewan tersusun dari beberapa jaringan yang berkumpul dan membentuk sistem organ.

Sudah disinggung pada ulasan di atas, menurut Campbell (2004) jaringan hewan merupakan sekumpulan sel yang memiliki struktur dan fungsi yang sama membentuk sebuah organ.

Hewan memiliki 4 jaringan yakni jaringan ikat, jaringan otot, jaringan syaraf dan jaringan epitel.

1. Jaringan Ikat

Jaringan ikat merupakan jaringan yang fungsinya untuk menyokong organ tubuh serta menyatukan beberapa jaringan lainnya.

Jaringan ikat ini tersusun dari matriks yang merupakan materi dasar yang terbuat dari mukopoli sakarida sulfat dan asam hialuronat yang sifatnya melekatkan.

Jaringan ikat dibedakan menjadi 3 berdasarkan serat yang dimilikinya yakni kolagen, elastin dan retikuler.

  • Jaringan Kolagen memiliki ciri berwarna putih, elastisitasnya rendah dan terdapat tendon yang berfungsi untuk menghubungkan otot dan tulang.
  • Jaringan Elastin memiliki ciri berwarna kuning, seratnya lebih kecil jika dibandingkan kolagen, elastisitas tinggi dan bisa ditemukan pada pembuluh darah atau ligamen.
  • Jaringan Retikuler memiliki ciri ukurannya lebih kecil dari jaringan elastin dan bisa ditemukan pada membrane antara jaringan ikat dan jaringan epitel.

2. Jaringan Otot

Jaringan otot merupakan jaringan yang terdiri dari serabut otot yang memiliki kemampuan berkontraksi ketika syaraf dirangsang. Serabut otot tersusun dari komponen mikrofilamen yang terbuat dari protein kontraktil myosin dan aktin.

Dalam jaringan hewan, otot ditemukan menyelubungi kerangka hewan. Otot sangat berperan dalam pergerakan hewan.

Kontaksi otot memerlukan ATP yang berasal dari makanan yang kemudian diubah menjadi energi untuk hewan menggerakkan ototnya.

Jaringan otot terbagi menjadi 3 yakni otot lurik yang menempel pada rangka tubuh, otot polos yang kerjanya secara refleks dan bisa ditemukan pada saluran pencernaan atau saluran dalam sistem organ, otot jantung yang fungsinya untuk memompa darah pada jantung untuk diedarkan keluar jantung.

3. Jaringan Syaraf

Jaringan syaraf berguna untuk menerima dan menyampaikan rangsang. Jaringan syaraf bisa ditemukan pada sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi.

Sel saraf dibedakan menjadi dua yakni neuran dan sel glia. Pada sebuah neuron mengandung nucleus (inti), badan sel dan serabut saraf.

Salah satu serabut saraf dinamakan dendrit yang berfungsi untuk menerima sinyal dari sel saraf lain kemudian meneruskannya ke badan sel.

Sementara serabut saraf lainnya dinamakan akson (neurit) yang berfungsi untuk meneruskan sinyal dari badan sel ke neuron lainnya.

Sementara itu, sel glia merupakan sel yang berfungsi untuk melindungi neuron dan menunjang fungsi neuron agar proses penyampaian sinyal ke otak lebih cepat. Kerja antara jaringan saraf dan jaringan lainnya saling berkesinambungan sehingga gerakan maupun aktivitas dalam tubuh hewan menjadi terarah.

4. Jaringan Epitel

Jaringan epitel merupakan jaringan yang menyelimuti permukaan organisme baik di permukaan luar tubuh maupun permukaan dalam.

Jaringan epitel sendiri sebenarnya merupakan kumpulan sel epitel yang terletak sangat rapat dan erat membentuk suatu lapisan.

Lapisan sel epitel ini berfungsi untuk melindungi sel dari kerusakan maupun serangan benda asing. Sel epitel masih dibedakan berdasarkan jumlah lapisan dan bentuk selnya.

Berdasarkan bentuknya, sel epitel terbagi menjadi 3 yakni sel epitel kuboidal (bentuk dadu), kolumnar (susunan seperti bata) dan squamosal (cenderung mendatar). Jaringan epitel bisa ditemukan pada organ pencernaan, pernafasan, organ reproduksi, sistem kelenjar maupun organ ekskresi.

Fungsi Jaringan Hewan

Fungsi jaringan hewan ada bermacam – macam karena jaringan hewan terdiri dari 4 jenis jaringan yang fungsinya berbeda – beda sebagai berikut :

  • Jaringan Ikat berfungsi sebagai penunjang tubuh, mengikat jaringan lain untuk membentuk sistem organ.
  • Jaringan Otot berfungsi sebagai alat gerak aktif pada hewan karena kemampuannya untuk berkontraksi atau berelaksasi.
  • Jaringan Saraf berfungsi untuk mengatur organ atau bagian di dalam tubuh agar memperoleh keserasian kerja, menghantarkan rangsang atau impuls yang diterima menuju otak untuk diproses menjadi sebuah perintah.
  • Jaringan Epitel berfungsi sebagai penutup organ dan permukaan tubuh, melindungi organ dari serangan benda asing yang masuk dalam tubuh.
  • Contoh Jaringan Hewan

Contoh jaringan hewan ditunjukkan jaringan penyusun tubuh anjing yang memiliki struktur berbeda – beda.

Pengertian Jaringan Hewan Adalah Struktur, Fungsi, dan Contohnya
Pengertian Jaringan Hewan Adalah Struktur, Fungsi, dan Contohnya

Dalam tubuh anjing, dinding trachea tersusun atas sel epitel silindris bersilia. Sementara, penyusun membran luar paru – paru (pleura) tersusun dari epitel pipih selapis.

Pada permukaan dinding pancreas anjing tersusun atas sel – sel epitel kubus selapis. Demikian juga pada permukaan usus anjing tersusun dari sel epitel silindris selapis.

Untuk melakukan kerja dengan baik, tubuh anjing memiliki jaringan otot sebagai alat gerak aktif pada anjing yang dibagian dalamnya terdapat untaian saraf untuk menerima impuls (rangsangan) untuk disampaikan ke otak agak diproses menghasilkan perintah untuk bergerak.   Otot – otot anjing melekat pada kerangka tulang.

Pelekatan otot ini juga disatukan oleh jaringan ikat. Contoh jaringan ikat yang menyatukan otot ke tulang adalah tendon.

Demikian ulasan tentang   pengertian jaringan hewan struktur, fungsi dan contohnya. Semoga ulasan singkat di atas bisa menambah wawasan tentang jaringan hewan. Sekian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *