Pengertian dan Bagian-bagian Sel Hewan

Posted on

Pengertian dan Bagian-bagian Sel Hewan – Makhluk hidup yang ada di muka bumi ini, seperti manusia, tumbuhan dan hewan tersusun atas sel yang merupakan unit fungsional dan herediter terkecil dari makhluk hidup.

Pengertian dan Bagian-bagian Sel Hewan
Pengertian dan Bagian-bagian Sel Hewan

Makhluk hidup ada yang tersusun atas satu sel saja yang disebut makhluk hidup uniselular dan tersusun atas jutaan bahkan milyaran sel yang disebut makhluk hidup multiselluler.

Makhluk hidup tingkat tinggi yang termasuk dalam kingdom hewan dan tumbuhan tersusun atas milayaran sel.

Agar makhluk hidup itu dapat hidup dan melaksanakan aktivitasnya, sel yang terdapat di tubuhnya tersebut bekerja bersama-sama sesuai dengan tugas masing-masing.

Pada artikel kali ini kita akan membahas secara lengkap mengenai sel hewan. Simak penjelasan berikut ini!

Pengertian Sel Hewan

Sebelum membahas mengenai sel hewan, kita akan membahas dulu pengertian sel secara umum. Sel merupakan bentuk paling sederhana dari kehidupan sebagai penyusun jaringan.

Sebagai dasar kehidupan dalam arti biologis, sel merupakan unit organisasi terkecil yang semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel.

Karena itulah, sel dapat berfungsi secara autonom asalkan seluruh kebutuhan hidupnya terpenuhi. Dapat dikatakan bahwa sel adalah unit terkecil mahluk hidup.

Terdapat dua tipe sel yaitu sel prokariot dan sel eukariot. Tiap sel dikelilingi oleh membran yang terbuat dari posfolipid lapis ganda (bilayer).

Dari membran sel ke arah dalam merupakan sitoplasma yang terdiri dari cairan sel dan organel sel.

Sel hewan merupakan istilah atau nama yang umum untuk sebutan sel eukariotik yang menyusun jaringan hewan.

Tidak seperti sel tumbuhan dan juga berbeda dari sel eukariotik lain, sel hewan tidak memiliki dinding sel, dan kloroplas, dan biasanya mereka memiliki vakuola yang lebih kecil, atau bahkan tidak ada.

Sel hewan memiliki bentuk yang bervariasi, karena tidak memiliki dinding sel yang keras.

Bagian Bagian Sel Hewan

Sel yang menyusun makhluk hidup tingkat tinggi memang sangat kecil ukurannya sehingga tidak dapat dilihat dengan alat bantu yang sederhana, tetapi memiliki tugas yang sangat besar layaknya sebuah kota yang memiliki bagian-bagian untuk menunjang kehidupan kota. Bagian-bagian yang menunjang kehidupan sel disebut organel-organel.

1. Membran sel

Membran sel adalah organel yang terdapat di bagian terluar sel hewan yang juga membatasi isi sel dengan lingkungan.

Organel ini berfungsi sebagai selaput pelindung dan pengontrol yang bersifat semi permeable untuk mengendalikan pertukaran zat antara sitoplasma dengan lingkungan sel.

Membran sel tersusun atas selaput lipoprotein atau istilah campuran dari lipida dan protein.

2. Protoplasma

Protoplasma adalah cairan sel yang mengisi ruangan antara membran sel dengan inti sel. Air dan senyawa organik terlarut seperti : garam, asam lemak, asam amino, gula nukleotida, protein, dsb., merupakan bahan dasar cair yang disebut sitosol yang dapat kita temukan dalam sitoplasma.

Selain menjadi tempat berlangsungnya metabolisme tertentu seperti glikolisis, Sitoplasma juga merupakan sumber bahan kimia yang penting.

3. Nukleus

Nukleus adalah organel terbesar yang berbentuk bulat hingga oval, berfungsi untuk mengendalikan seluruh kegiatan sel.

Sel eukariotik memiliki membran inti/karioteka sementara sel prokariotik tidak memiliki membran inti/karioteka.

4. Retikulum endoplasma

Retikulum endoplasma adalah organel yang bertindak sebagai saluran-saluran dalam sitoplasma yang menghubungkan membran sel dengan nukleus. Fungsi dari retikulum endoplasma adalah untuk transportasi protein.

5. Ribosoma

Ribosoma adalah organel yang terdapat bebas didalam sitoplasma atau menempel pada retikulum endoplasma yang tersusun atas protein dan RNA. Ribosom berfungsi untuk sisntesis protein.

6. Mitokondria

Mitokondria memiliki fungsi sebagai pembentuk energei atau disebut juga dengan “the power house”, memiliki pengertian sebagai organel yang memiliki struktur sangat kompleks.

Mitokondria merupakan tempat berlangsungya respirasi aerobik pada tingkat selluler. Enzim-enzim yang terdapat di dalam mitokondria memiliki peran dan fungsi untuk mengatur daur krebs yaitu sitokrom.

7. Apparatus golgi

Apparatus golgi ialah Organel yang berbentu seperti kantong pipih yang berbentuk jala yang terpusat pada salah satu sisi nukleus. Organel ini berfungsi untuk pengemasan dan sekresi protein.

8. Peroksisom

Senantiasa berasosiasi dengan organel lain, peroksisom merupakan organel banyak mengandung katalase dan oksidase.

Katalase dan oksidase yang terdapat di dalam peroksisom ini akan mengkatalisis H2O2 yang berbahaya bagi tubuh.

9. Mikrotubula/mikrofilamen

Organel yang berbentuk benang-benang silindris disebut sebagai mikrotubula, yang tersusun atas protein.

Sifat mikrotubula salah satunya ialah kaku sehingga memilik fungsi sebagai ‘rangka sel’ yang berperan untuk mempertahankan bentuk sel.

Pada saat pembelahan mikrotubulus beroperanan dalam pembelahan dengan menjadi benang-benang gelendong.

10. Lisosom

Organel yang memiliki peran dalam kegiatan fagositik disebut lisosom, ini terjadu karena di dalam lisosom banyak tersusun enzim pencerna hidrolitik seperti protease, nuklease, lipase, dan fosfatase.

Secara umum fungsi lisosom adalah untuk penguraian molekul-molekul.

11. Vakuola

Vakuola adalah suatu rongga yang berisi cairan yang dikelilingi oleh selapis membran yang disebut tonoplas.

Vakuola berisi cairan yang berupa larutan garam mineral, gula, oksigen, asam organik, CO2, pigmen, enzim dan sisa metabolime yang lain.

Vakuola merupakan organela yang berfungsi untuk menimbun sisa-sisa metabolisme dan untuk penguraian molekul-molekul sederhana (berfungsi seperti lisosom).

Pada sel hewan sendiri, umumnya terdapat vakuola tetapi sangat kecil atau bahkan justru tidak terlihat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *