9 Ciri dan Karakteristik Ayam Cemani

Posted on

Ciri dan Karakteristik Ayam Cemani lebih unik dan khas bila dibandingkan dengan ayam lokal lainnya. Ayam Cemani merupakan jenis ayam lokal asli Indonesia yang berasal dari Desa Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Ciri dan Karakteristik Ayam Cemani
Ciri dan Karakteristik Ayam Cemani

Ayam cemani biasanya sering dihubungkan dengan mistis dan dipercaya dapat menolak bala. Keunikan pada bentuk fisiknya dan kaitannya dengan hal-hal yang berbau mistis membuat orang-orang baik dari dalam negeri bahkan luar negeri menjadi tertarik untuk memiliki.

Ada yang menjadikan ayam cemani sebagai bahan penelitian, ada yang menggunakan ayam cemani untuk diritualkan dan ada juga yang menjadikannya sebagai santapan karena berkhasiat untuk kesehatan.

Pemilihan nama cemani diberikan kepada ayam jenis ini dikarenakan secara fisik memiliki karakteristik yang unik dan berbeda dari ayam-ayam pada umumnya yakni hampir seluruh bagian tubuhnya yang berwarna hitam. Kata cemani sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti hitam legam.

Baca Juga : Keuntungan dan Kerugian Ternak Ayam Petelur

Ciri dan Karakteristik Ayam Cemani

Semakin banyaknya permintaan akan ayam cemani dan terbatasnya pasokan ayam cemani menyebabkan munculnya oknum-oknum tertentu yang menjual ayam cemani palsu.

Ayam tersebut tampak seperti ayam cemani namun sebenarnya ayam yang dijual itu adalah ayam yang jenisnya berbeda. Berikut ciri-ciri ayam cemani agar kita sebagai calon pembeli dapat membedakan ayam cemani yang asli dan bukan.

1. Paruh

Ayam Cemani memiliki paruh yang berwarna hitam. Warna hitam pada paruhnya akan sangat terlihat ketika ayam Cemani masih berusia sangat muda.

Seiring berjalannya waktu warna paruh ayam Cemani akan terlihat sedikit berwarna putih karena aus dipergunakan untuk mematuk makanan terus menerus. Biasanya warna putih itu muncul pada ujung paruh ayam cemani.

2. Bulu

Sama seperti bagian paruhnya, ayam Cemani memiliki bulu yang berwarna hitam. Apabila ayam Cemani pernah disilangkan dengan ayam yang lain, warna hitam pada bulunya tidak bisa mencapai 95%.

Hal ini membuat kita mudah untuk mengetahui apakah ayam tersebut murni ayam cemani atau sudah pernah disilangkan dengan ayam jenis lain.

3. Ketiak atau Kulit

Kulit dan ketiak ayam cemani memiliki warna hitam yang mendekati angka 100%. Hampir seluruh kulit tubuh ayam cemani berwarna hitam.

4. Dubur

Apabila diperhatikan, ayam cemani mempunyai dubur yang berwarna hitam. Ayam-ayam jenis lain tidak ada yang memiliki dubur berwarna hitam legam seperti ayam cemani.

Inilah yang menjadi karakteristik yang sangat khas dari ayam cemani yang membuatnya sangat berbeda dengan ayam jenis lain.

5. Kaki

Ayam cemani mempunyai kaki yang warnanya hitam. Akan tetapi warna hitam pada kaki ayam cemani bukanlah warna yang hitam pekat melainkan hitam bersisik putih ketika kering. Berbeda sekali dengan ayam kampung yang kakinya berwarna kuning dan putih.

6. Tenggorokan dan lidah

Warna tenggorokan ayam cemani adalah hitam, sedangkan warna lidahnya abu-abu atau kadang berwarna putih.

Meskipun demikian, ayam cemani yang mempunyai lidah hitam masih dapat ditemui dan sering dicari oleh kalangan kolektor ayam cemani. Hanya saja ayam cemani dengan lidah hitam itu lebih langka daripada ayam cemani yang berwarna abu-abu.

7. Rongga Mulut

Ayam cemani memiliki rongga mulut atau maupun bawah yang berwarna hitam. Apabila ayam cemani tersebut hasil persilangan maka warna rongga mulutnya tidak akan berwarna hitam, melainkan berwarna putih kemerahan.

8. Jengger

Ciri khas pada ayam cemani juga dapat dilihat dari jenggernya. Ayam cemani mempunyai jengger yang berwarna hitam.

Apabila ayam cemani semakin beranjak dewasa jengger bagian bawahnya tidak akan lagi terlihat berwarna melainkan berwarna sedikit merah.

8. Darah

Warna darah ayam cemani tidak berwarna hitam seperti yang diyakini sebagian besar masyarakt. Ketika disembelih, darah ayam cemani berwarna merah pekat seperti darah ayam-ayam jenis lain pada umumnya.

Hampir tidak pernah dijumpai ayam cemani yang memiliki warna darah hitam.

9. Daging

Daging ayam cemani sendiri tidak berwarna hitam legam seperti warna kulit dan ayamnya. Beberapa bagian daging ayam cemani memang terlihat hitam, namun beberapa bagian dari dagingnya terlihat keabu-abuan.

Warna daging ayam cemani yang tidak berwarna putih seperti ayam konsumsi pada umumnya membuat beberapa orang merasa ngeri untuk menyantap daging ayam cemani.

Meskipun penampakannya terlihat mengerikan, daging ayam cemani memiliki cita rasa seperti ayam kampung. Ayam cemani seringkali dijadikan hidangan khusus untuk perayaan tertentu di Tiongkok.

Masyarakat di sana percaya bahwa ayam cemani memiliki khasiat untuk kesehatan dan dapat membantu menyembuhkan penyakit-penyakit tertentu.

Sebagai informasi, untuk mempertahankan warna hitam yang menjadi karaktertistik khas pada ayam cemani, sebagian orang berusaha memberikan pakan pada ayam cemani berupa beras hitam, kluwak dan lainnya. Akan tetapi adapula yang menggunakan pakan khusus yang dijual di toko pakan ayam.

Demikian informasi tentang ciri dan karakteristik ayam cemani. Semoga dapat bermanfaat apabila anda tertarik untuk memelihara ayam cemani untuk sekedar koleksi sampai kebutuhan personal ataupun untuk diperjuabelikan.

Baca Juga : Jenis Ayam Aduan Paling Mahal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *