5 Cara Pengolahan Ikan Beku

Posted on

Cara Pengolahan Ikan Beku Dosenternak.com – Makanan yang dibekukan bagi masyarakat daerah perkotaan tentunya bukan hal yang asing lagi.

5 Cara Pengolahan Ikan Beku
5 Cara Pengolahan Ikan Beku

Ditambah dengan gaya hidup masyarakatnya yang lebih memilih berbelanja di supermarket daripada di pasar tradisional.

Zaman memaksa orang-orang berfikir ingin lebih praktis sehingga membuat orang-orang lebih memilih bahan makanan yang beku.

Ikan merupakan salah satu bahan makanan yang paling sering dibekukan. Mengolah makanan yang beku termasuk ikan bukanlah perkara yang sepele.

Kesalahan dalam mengolah ikan yang beku akan membuat kualitas ikan tersebut menurun. Beberapa kesalahan yang paling sering dilakukan yaitu seperti membuang kemasan ikan beku sebelum dimasukan ke dalam kulkas.

Tetapi, Anda jangan khawatir! Ada beberapa langkah yang benar yang bisa Anda praktikan dalam mengolah ikan yang beku sehingga akan tahan lama di dalam lemari pendingin Anda.

Kualitasnya akan terjaga sama saaat ketika pertama kali Anda beli, mulai dari kesegaran, tekstur, dan rasanya bahkan tidak akan jauh berbeda.

5 Cara Pengolahan Ikan Beku

Pada artikel inilah, kita akan membahas mengenai cara-cara tadi. Simak berikut ini!

1. Pindahkan Ikan Beku ke Chiller di Lemari Pendingin

Jika Anda ingin mengolah ikan keesokan harinya, simpanlah ikan beku ke dalam chiller atau ke bagian bawah freezer selama semalam.

Ikan akan tetap terjaga dalam suhu yang stabil sehingga rasa dan tekstur ikan akan terjaga dengan baik jika Anda menyimpan ikan beku pada chiller sehingga ikan tersebut akan mencair perlahan.

2. Cairkan dengan Air Mengalir

Selain itu, cara yang bisa Anda lakukan untuk mencairkan ikan beku dengan mengaliri ikan di bawah air dingin yang mengalir. Gunakan air yang tidak terlalu deras dan stabil.

Jika tidak, maka ikan beku tersebut akan lama mencair. Tekan tekan tubuh ikan dengan menggunakan jari untuk mengetahui apakah ikan sudah mencair atau belu. Anda harus pastikan bagian dalam ikan juga mencair seluruhnya.

Dalam mencairan ikan beku, Anda harus menghindari penggunaan air panas. Memang penggunaan air panas dapat mencairkan dengan cepat akan tetapi proses mencair tidak akan merata dan akan merusak bagian luar ikan karena bagian luar yang tersiram air panas akan dengan mudahnya terkontaminasi bakteri.

Hindari mencuci ikan dengan air hangat karena dapat merangsang pertumbuhan bakteri dan merusak tekstur ikan.

Sebelum mengolah ikan beku, cucilah tangan Anda dan cairkan ikan terlebih dahulu, bersihkan ikan hingga ke bagian dalam perutnya, lalu olah ikan sesuai selera.

3. Kukus Ikan

Jika Anda tidak mempunyai waktu yang cukup untuk mencairkan ikan beku dengan metode – metode sebelumnya maka Anda bisa melakukan dengan mengukus ikan tersebut.

Tambahkan 5 cm air kaldu saat mengukus dan kukus ikan secara perlahan – lahan. Setelah pengukusan, rasa ikan tidak akan mengalami perubahan yang signifikan. Ikan akan menjadi lezat dan sehat dengan kualitas daging ikan yang lembut.

4. Panggang Ikan

Ikan berdaging tebal akan matang dengan menghabiskan waktu yang lama. Untuk menghemat waktu memasak, cobalah membungkus ikan dengan lembaran aluminium foil atau daun pisang ketika mengolahnya.

Proses ini mampu menguapkan kristal es di tubuh ikan dan mempercepat proses pematangan ikan. Ikan juga tidak boleh dimasak terlalu lama dalam suhu yang tinggi.

Anda bisa melakukan cara-cara di bawah ini untuk menghemat waktu memasak:

  • Bungkus ikan dengan lembaran aluminium foil atau daun pisang, lalu panggang ikan dengan oven atau pemanggang. Membungkus ikan dengan lembaran aluminium foil atau daun pisang akan mencegah bagian luar ikan gosong saat bagian dalamnya masih belum matang. Membungkus ikan dengan menggunakan daun aromatik yang memiliki daun lebar contohnya daun pisang juga akan melezatkan cita rasa ikan setelah matang.
  • Ikan yang diolah dengan menggoreng ikan menggunakan minyak yang sedikit namun dalam suhu yang tinggi atau disebut dengan teknik pan-searing tidak perlu dibungkus terlebih dahulu. Masak ikan di wajan datar yang telah dipanaskan dan diolesi sedikit minyak. Setelah kaldu ikan keluar, tutup wajan dan lanjutkan proses memasak sampai ikan benar-benar matang.

5. Menggunakan Microwave

Menggunakan microwafe sebagai alat untuk membantu mencairkan ikan beku sangat dianjurkan jika setelah mencairkan Anda segera mengolah ikan tersebut.

Anda perlu memperhatikan dan sering mengecek ketika mencairkan ikan beku di dalam microwafe. Hal ini dilakukan agar tekstur ikan dan rasa ikan tidak berubah.

Hentikan pencairan jika dalam kondisi dingin disaat melakukan pengecekan tekstur ikan sudah terasa lunak.

Demikian penjelasan artikel ini mengenai cara-cara yang bisa Anda lakukan dalam mengolah ikan beku.

Hindari menyimpan kembali ikan yang sudah dicairkan ke dalam freezer karena mikroorganisme dan bakteri telah berkembang biak pesat sehingga tekstur daging telah rusak dan juga sangat berbahaya untuk segi keamanan pangan.

Jika Anda tetap mengonsumsi ikan yang sudah dicairkan dan dikembalikan ke freezer, kemungkinan Anda akan mengalami keracunan. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba langkah-langkah di atas!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *