Cara Penggunaan CERDEX Spray Pada Ayam

Posted on

Cara Penggunaan CERDEX Spray Pada Ayam – CRD atau ngorok termasuk gangguan umum yang sering menimpa ayam ternak.

Cara Penggunaan CERDEX Spray Pada Ayam
Cara Penggunaan CERDEX Spray Pada Ayam

Ngorok pada ayam sebenarnya bukan penyakit, tapi hanya berupa gejala klinis yang biasa terjadi pada ayam ternak. Meski demikian, ngorok pada ayam bisa menurunkan mutu sehingga harga jualnya turun.

Untuk itu diperlukan suatu pengobatan guna mengusir gangguan tersebut. Karena jika dibiarkan berlarut, gangguan tersebut bisa menjadi kronis dan susah dihilangkan. Bahkan gangguan ini bisa menjangkiti ayam lain dalam satu kandang yang sama.

Guna mengatasi kondisi tersebut, setidaknya terdapat dua jenis pengobatan yang bisa dipilih peternak, yaitu metode tradisional dan modern.

Tapi sebelum mengobati ayam ngorok, ada baiknya jika memahami lebih dulu penyebab ayam ngorok.

Penyebab Ayam Ngorok

Jika ditelaah lebih lanjut, penyebab ayam ngorok sebenarnya ada banyak. Tapi secara umum terbagi menjadi dua golongan, yaitu karena infeksi dan non infeksi. Dengan mengetahui pemicu ayam ngorok, peternak bisa memberi obat yang lebih tepat guna.

1. Infeksi

Ada sejumlah penyakit yang bisa memicu ayam menjadi ngorok. Karena tiap penyakit berbeda, otomatis penanganan yang diberikan juga berbeda.

Infeksi saluran pernafasan bisa menjadi salah satu sebab kenapa ayam ngorok. Infeksi ini menyerang bagian pernafasan ayam.

Infeksi bisa disebabkan oleh berbagai virus, dan karena yang diserang berupa area pernafasan, gejala yang mungkin muncul yaitu ngorok.

Untuk mengobati ayam ngorok karena virus, harus dilihat dulu jenis virus yang menyerang lalu diberi vaksin yang sesuai dengan virus.

2. CRD

Barangkali inilah jenis penyakit paling umum yang memicu gejala ngorok muncul. Idealnya, jika gejala ngorok sudah muncul, sebaiknya langsung diberi pengobatan. Jangan sampai ditunda karena ngorok yang terjadi bisa lebih parah dan menginfeksi ayam lain.

Tapi jika ditelaah, CRD bukan termasuk penyakit berbahaya. Hanya saja CRD punya kemampuan untuk memproduksi senyawa ciliostatic yang bisa membuat silia melemah sehingga bakteri lain lebih mudah masuk. Jika bakteri seperti e-coli sudah masuk, kondisi ini bisa disebut CRD kompleks.

3. Korisa

Merupakan sejenis kondisi yang dipicu oleh bakteri avibacterium paragallinarum atau haemophilus paragallinarum. Sasaran utama bakteri tersebut ada di area sinus infraorbitalis. Ciri ayam yang terkena bakteri tersebut bisa mengalami pembengkakan di area muka.

Gelaja lain yang muncul akibat bakteri ini yaitu mata berair seperti selalu menangis. Selain mengganggu sistem pernafasan, gejala yang masih mungkin muncul yaitu keluar lendir dan ngorok dengan tingkat parah. Peternak harus pandai-pandai membaca kondisi ayam jika melihat hal ini.

4. ILT

Merupakan kependekan dari infectious laryngo tracheitis. Infeksi ini sering mengambil tempat di area batang tenggorokan sehingga memicu ngorok. Ciri ayam yang terkena ILT yaitu mulut ayam selalu terbuka untuk mengambil nafas dan menjulurkan leher ke depan.

Pada kondisi yang lebih parah, beberapa ayam bahkan mengeluarkan cairan kental dari hidung atau mulut yang bercampur darah, selain juga ditemukan busa pada area mata. ILT sering mengifeksi jenis ayam petelur di mana dinding di sekitar ayam biasanya terdapat sisa percikan darah.

5. Amoniak

Tak jarang peternak memberi vaksin tambahan sebagai bagian dari perawatan standar. Vaksin sebenarnya dimaksudkan untuk mencegah berbagai penyakit yang mungkin menyerang ternak. Sayangnya, vaksin bisa memberi dampak buruk pada hewan itu sendiri.

Kasus paling sering terjadi, kotoran ayam jadi lebih encer yang selanjutnya bisa memicu naiknya level gas ammonia pada kandang.

Selain vaksin, penyebab lain yang memicu kotoran menjadi encer yaitu konsumsi air berlebihan, suhu, kelembaban, protein ransum, dan lainnya.

Penggunaan CERDEX Spray Pada Ayam

CERDEX mampu menghilangkan semua bakteri jahat yang memicu ngorok pada ayam. Walau tinggal disemprot, proses penyemprotan tak bisa asal dilakukan.

Ada takaran dan aturan pakainya supaya obat benar-benar efektif dalam mengobati ayam ngorok.

  • Pertama yang harus diketahui, waktu efektif untuk menyemprotkan CERDEX yaitu pada 09.00 WIB dan 21.00 WIB.
  • Sebelum disemprot, kandang sebaiknya ditutup hingga 1 jam setelah proses penyemprotan dilakukan.
  • Jika diperlukan, siapkan alat tambahan berupa kipas angin.
  • Untuk bahan semprotnya, campurkan satu botol CERDEX dengan air sebanyak 15 liter.
  • Teknik penyemprotan yang digunakan yaitu uap kabut sehingga air yang disemprotkan benar-benar halus. Ini diperlukan supaya semprotan bisa masuk ke sela-sela kecil dan bisa dihirup ayam. Jika tidak, obat hanya akan membasahi ayam dan kandang tapi tidak bisa dihirup ayam.
  • Biarkan semprotan bertahan hingga hilang sendiri, jangan lupa tutup rapat kandang agar semprotan tidak terbawa angin.
  • Periksa hasilnya, jika ternyata belum maksimal, lakukan dua kali sehari pada siang dan malam.

Disebutkan di bagian awal bahwa ada dua jenis pengobatan untuk ayam ngorok, yaitu tradisional dan modern.

Di antara keduanya, metode modern dengan CERDEX lebih mudah karena hanya tinggal disemprot di area kandang. Tapi tetap ikuti aturan jika ingin mendapat hasil maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *