6 Cara Memilih Telur Ayam Kampung Yang Berkualitas Untuk Ditetaskan

Posted on

Cara Memilih Telur Ayam Kampung Untuk Ditetaskan – Menetaskan adalah kegiatan yang menyenangkan. Dari proses pertama memilih telur yang di lanjutkan di proses menetaskan kemudian melihat telur yang kita tetaskan sukses pecah telur adalah kegiatan yang mengasikan.

Cara Memilih Telur Ayam Kampung Yang Berkualitas Untuk Ditetaskan
Cara Memilih Telur Ayam Kampung Yang Berkualitas Untuk Ditetaskan

Hasil tetasan anak ayam kampung yang berkualitas juga dipengaruhi oleh asal telur ayam kampung yang baik dan berkualitas.

Sebelum masuk dalam proses menetaskan perlu kiranya kita mengetahui bagaimana cara memilih telur yang baik untuk di tetaskan.

Ayam kampung merupakan salah satu jenis ternak yang potensial untuk dikembangkan dan telah memasyarakat di seluruh pelosok nusantara.

Cara Memilih Telur Ayam Kampung Untuk Ditetaskan

Ayam kampung merupakan plasma nutfah yang keberadaannya perlu dilestarikan. Potensi ayam kampung perlu dikembangkan untuk meningkatkan gizi masyarakat.

Untuk meningkatkan populasi ayam kampung perlu dilakukan kegiatan antara lain penetasan. Penetasan merupakan suatu proses yang memerlukan penanganan yang baik, agar diperoleh efisiensi daya tetap yang berkualitas prima.

Pada dasarnya, penetasan telur ayam kampung dapat dikelompokkan menjadi dua cara, yaitu cara alami dengan induk dan cara buatan dengan menggunakan mesin tetas.

Kelebihan dari penetasan alami yaitu lebih mudah dilakukan oleh petani dan tidak memerlukan pengawasan yang intensif seperti pengaturan suhu dan kelembapan serta pemutaran.

Kelemahannya adalah daya tampung pada saat dieramkan sedikit. Penetasan telur ayam kampung oleh induk ayam kampung sendiri menyebabkan menurunnya proses produksi telur karena sifat mengeram induk ini sangat merugikan.

1). Ciri-ciri telur yang baik

Induk betina yang dipelihara untuk tujuan penghasil telur konsumsi, kehadiran pejantan dalam kandang tidak diperlukan karena telur untuk konsumsi tidak usah dibuahi.

Lain halnya dengan ayam petelur yang dipelihara untuk tujuan penghasil telur tetas, pejantan dalam kandang sangat diperlukan untuk mengawini betinanya agar telur yang dihasilkan fertil (dibuahi), sebab bila telur tersebut tidak fertil tidak akan menetas.

Kualitas indukan betina dan jantan pada saat berproduksi juga akan mempengaruhi  kemampuan petelur untuk menghasilkan telur fertil dengan daya tetas yang tinggi.

Untuk mengurangi kemungkinan hal yang dapat merugikan, di bawah ini merupakan ciri-ciri telur yang baik yang bisa Anda jadikan panduan untuk menetaskan telur ayam kampung.

Telur yang akan ditetaskan biasanya tidak semuanya bagus untuk ditetaskan, jika hanya dilihat dari kondisi fisik telur yang dihasilkan dari kandang pembibitan,.

Maka dari itu,  telur-telur tidak memenuhi syarat sebagai telur tetas sebaiknya diafkir guna mempertahankan daya tetas yang tinggi.

Itu artinya kita perlu dan harus melakukan seleksi dan pemilihan terhadap telur-telur yang akan ditetaskan. Seleksi telur pada umumnya didasarkan kepada :

2). Kulit tidak retak

Telur yang berbobot dan berkualitas baik ialah cangkang atau kulitnya tidak retak, karena andai cangkangnya retak tidak banyak saja, maka proses penetasan dapat dijamin tidak bakal berhasil.

Kemungkinan gagalnya proses penetasan terjadi sebab bakteri masuk melewati cangkang yang retak yang bakal mengkontaminasi telur sampai-sampai telur tidak sukses menetas menjadi anakan ayam.

3). Kulit telur bersih dari kotoran

Telur yang bakal ditetaskan mesti bersih atau terbebas dari kotoran yang berisi bakteri, sebab bakteri-bakteri tersebut dapat mengganggu proses pertumbuhan embrio, dan menyebabkan telur tidak berhasil  menetas.

Untuk masalah yang satu ini dapat diatasi dengan mencuci kulit telur memakai air hangat, lantas dikeringkan dengan kain lap.

3). Memiliki Ukuran Standar

Ciri telur yang baik juga dapat dilihat dari format dan ukuranya, telur yang baik memiliki format yang tidak terlampau besar dan kecil, atau mempunyai ukuran yang rata-rata nyaris sama, dengan format yang normal (bulat lonjong).

Di samping mempunyai ukuran yang standar, mutu telur pun bisa kamu jadikan patokan, yakni berat guna telur ayam dusun yang baik ialah 40 gram/butir.

4). Warna cangkap menuju gelap

Warna cangkang telur yang baik guna ditetaskan ialah yang ingin berwarna gelap, sebab seringkali kulit telur yang berwarna gelap lebih cepat menetas andai dibanding dengan telur yang warnanya terang.

5). Tidak Berbau Busuk

Telur yang memiliki wewangian tidak sedap usahakan tidak boleh ditetaskan, sebab dapat dijamin telur tidak bakal menetas, seringkali telur tersebut telah terkontaminasi oleh bakteri sebab terlalu lama ditabung dalam suhu yang tidak sesuai.

6). Asal Indukan

Telur yang baik berasal dari indukan yang unggul, maka dari tersebut usahakan telur yang akan kamu tetaskan berasal dari indukan yang sehat, terbebas dari penyakit, serta induk telah berumur.

Umur indukan ayam dusun yang ideal guna dijadikan sebagai bibit mesti telah lebih dari 1,5 tahun, selain tersebut perbandingan guna induk jantan dan betina yakni 1:4, satu ekor induk jantan guna 4 ekor induk betina supaya telur dibuahi secara sempurna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *